
Piyaman, 28 Januari 2025 – Sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Al Mubarak dari STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya menggelar pelatihan bekam yang bertempat di rumah Ibu Sri Yuniati, Kalurahan Piyaman. Kegiatan ini diikuti oleh 30 warga yang antusias belajar metode pengobatan tradisional yang memiliki akar kuat dalam sunnah Nabi Muhammad ﷺ.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui cara yang alami, aman, dan terjangkau. Bekam, atau hijamah, merupakan metode pengobatan yang dikenal luas dalam dunia Islam sebagai salah satu sunnah Rasulullah ﷺ yang dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk ikhtiar menjaga kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit.
Dalam hadits riwayat Ahmad dan Al Hakim, Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah dengan hijamah (bekam).” (HR Ahmad V/9,15,19, Al-Hakim IV/208. Lihat Shahiih Al-Jaami’ish Shaghiir no. 3323) Hal ini menunjukkan bahwa bekam bukan hanya terapi tradisional, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan keutamaan dalam ajaran Islam.

Pelatihan ini dipandu oleh mahasiswa Kukerta yang telah dibekali keahlian di bidang bekam. Mereka menyampaikan materi secara komprehensif, mencakup pengenalan teori dasar bekam, manfaatnya bagi kesehatan, serta prosedur pelaksanaannya yang aman dan sesuai standar kebersihan. Selain penyampaian materi, peserta juga difasilitasi untuk melakukan praktik langsung yang tentunya dengan pendampingan. Diharapkan melalui metode ini, masyarakat mampu menerapkan teknik bekam secara mandiri dengan cara yang benar dan bertanggung jawab.
Warga Piyaman menyambut pelatihan ini dengan sangat antusias. Banyak dari mereka yang sebelumnya belum pernah mencoba bekam merasa terbantu dengan pengetahuan dan pengalaman langsung yang diperoleh. Kegiatan ini dinilai tidak hanya bermanfaat secara praktis, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa Kukerta Al Mubarak berharap dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari dakwah kesehatan yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga dalam penyebaran nilai-nilai sunnah yang menyehatkan dan memberdayakan.

