
Gunung Kidul – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (Kukerta) Al Mubarak dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ali bin Abi Thalib Surabaya melaksanakan salah satu program unggulan berupa pengonsepan dan pengelolaan podcast dakwah di Pesantren asuhan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal Darush Sholihin, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini merupakan bagian dari implementasi strategi dakwah kreatif yang menjadi fokus Kukerta Al Mubarak dalam menjawab tantangan dakwah di era digital. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa Kukerta berperan aktif sejak tahap perencanaan konsep hingga proses produksi dan pengelolaan konten podcast yang ditayangkan melalui platform media Rumaysho TV, media resmi dakwah Pesantren Darush Sholihin.
Langkah ini menunjukkan keterlibatan mahasiswa tidak hanya dalam kegiatan dakwah secara langsung di masyarakat, tetapi juga dalam penguatan sistem media dakwah berbasis teknologi. Para mahasiswa mendesain struktur konten yang sistematis, menyusun tema-tema aktual dan relevan, serta mengelola teknis perekaman dan pengeditan audio-visual. Konten yang diproduksi mencakup kajian Islam tematik, tanya jawab keislaman, dialog interaktif, hingga rubrik konsultasi dengan pendekatan kekinian.

Melalui media podcast ini, pesantren diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda yang akrab dengan platform digital. Strategi ini juga memperkuat transformasi metode dakwah dari yang bersifat konvensional menjadi lebih modern, efisien, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Pesantren Darush Sholihin sendiri merupakan salah satu pesantren yang cukup dikenal dengan aktivitas dakwah digitalnya yang konsisten dan terarah. Kolaborasi antara pesantren dan mahasiswa Kukerta menjadi momentum penting dalam memperkuat media dakwah Islam yang berkualitas, terpercaya, dan berorientasi pada kebutuhan umat.
Selama masa pengabdian yang berlangsung selama 30 hari, mahasiswa Kukerta Al Mubarak melaksanakan berbagai program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Program pengembangan podcast dakwah ini menjadi salah satu capaian utama yang menunjukkan sinergi yang kuat antara mahasiswa, pesantren, dan masyarakat dalam mewujudkan dakwah yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Dengan semangat kolaboratif dan profesionalisme kerja, mahasiswa Kukerta Al Mubarak berhasil membuktikan bahwa dakwah tidak lagi terbatas pada mimbar dan majelis, melainkan juga dapat menjangkau publik melalui media digital yang informatif dan inspiratif.

