
Gunungkidul – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Al Mubarak STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya menyelenggarakan kegiatan Kaderisasi Muadzin yang bertempat di Masjid Amal Muhammad Ismail, Dusun Klepu, Kalurahan Planjan, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat sore sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan selama masa Kukerta.
Kegiatan ini menyasar anak-anak di lingkungan masjid dengan tujuan membekali mereka keterampilan dasar dalam mengumandangkan adzan secara baik dan benar. Selain memperbaiki kualitas bacaan adzan, kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan rasa percaya diri para peserta, melatih teknik vokal, serta menanamkan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna dan pentingnya adzan dalam kehidupan umat Islam.
Melalui pelatihan yang diberikan, mahasiswa berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi muadzin yang berkualitas dan siap berperan aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid-masjid sekitar. Hal ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan tradisi keislaman dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari anak-anak yang terlibat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang diberikan, mulai dari praktik adzan, pembetulan bacaan, hingga pembekalan teknik vokal yang sesuai. Pendekatan yang dilakukan mahasiswa juga bersifat edukatif dan menyenangkan, sehingga peserta dapat belajar dengan suasana yang nyaman dan penuh semangat.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari tantangan. Salah satu kendala yang dihadapi tim Kukerta adalah adanya perubahan jadwal secara tiba-tiba akibat tumpang tindih dengan program kerja lainnya. Meskipun begitu, hal tersebut dapat diatasi dengan koordinasi dan penyesuaian waktu, sehingga kegiatan tetap terlaksana dengan baik.
Kegiatan Kaderisasi Muadzin ini merupakan salah satu dari rangkaian program keislaman yang diusung oleh mahasiswa Kukerta Al Mubarak STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya selama masa pengabdian di Kalurahan Planjan. Dengan pendekatan yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat, diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif jangka panjang, terutama dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi muda dalam bidang keagamaan.

